Presiden dan Ibu Negara Hadiri Perayaan Imlek

imlek-matakin

 

Minggu, 1 Februari 2009, 17:30:13 WIB
Presiden dan Ibu Negara Hadiri Perayaan Imlek

Presiden SBY dan Ibu Ani foto bersama panitia dan umat Khonghucu pada Perayaan Tahun Baru Imlek di Plennary Hall, JCC, hari Minggu (1/2) sore. (foto: abror/presidensby.info)Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani hari Minggu (1/2) sore menghadiri Perayaan Tahun Baru Imlek Nasional 2560 di Plennary Hall, Jakarta Convention Centre, Jakarta. Perayaan yang diadakan Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) mengambil tema Tuhan Melihat Seperti Rakyat Melihat, Tuhan Mendengar Seperti Rakyat Mendengar.

Ketua Panitia Imleknas Dede Hasan Sanjaya dalam laporannya menjelaskan bahwa tema perayaan tersebut dipetik dari salah satu ayat Kitab Suci Si Shu. “Ini mengingatkan kita bahwa dibalik kesederhanaannya, rakyat melihat, memperhatikan segenap tindak tanduk pemimpin atau calon pemimpinnya. Oleh karenanya, janganlah menganggap remeh kesederhanaan rakyat, karena di balik kesahajaan dan keluguan itu sesungguhnya pengamatan rakyat setajam Tuhan sendiri,” kata Dede.

Perayaan Imlek ini, ujar Dede, diikuti lebih kurang 5.000 umat Khonghucu dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. “Besok mereka juga akan menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan Kong Miao atau Kelenteng Khonghucu atau Tempat Ibadah Khonghucu di Kompleks TMII,” jelas Dede. WS. Eka Wijaya memimpin doa imlek yang sebelumnya diawali Kidung Wei De Dong Tian diikuti seluruh umat yang memadati Plennary Hall, JCC. Selanjutnya WS. Budi S. Tanuwibowo membacakan narasi Imlek 2560.

Atas nama pribadi dan pemerintah, Presiden SBY mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek 2560 kepada masyarakat yang merayakannya di seluruh tanah air. “Semoga tahun yang baru ini dapat membawa kedamaian, kebahagiaan, kesejahteraan, dan keberuntungan bagi saudara-saudara,” kata SBY. “Tahun ini adalah tahun kesepuluh bagi umat Khonghucu dan masyarakat Tionghoa dapat merayakan Tahun Baru Imlek secara nasional. Kenyataan ini patut kita syukuri sebagai wujud kepedulian pemerintah dan terjalinnya hubungan yang harmonis diantara sesama warga bangsa. Kenyataan ini juga menunjukkan makin kokohnya kebersamaan kita sebagai bangsa yang majemuk,” tambahnya.

Presiden SBY bersyukur karena setiap perayaan Tahun Baru Imlek beliau selalu berkesempatan hadir. “Sepuluh tahun kita merayakan Imlek, Alhamdulilah sepuluh kali saya bisa bersama saudara. Saya turut gembira dan berbahagia menyambut Tahun Baru dan datangnya harapan baru,” kata Presiden SBY.

Perayaan Tahun Baru Imlek kali ini menampilkan perpaduan tarian tradisional nasional dan Tiongkok, serta Barongsai. Tampil pula grup lawak Punakawan yang berkolaborasi dengan penyanyi keroncong Waldjinah. Hadir dalam acara tersebut antara lain Menag Maftuh Basyuni, Seskab Sudi Silalahi, dan Mendiknas Bambang Sudibyo

~ by MATAKIN on 26 February 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: